Keynote Speakers


Abdul Malik Gismar, Ph.D

Abdul Malik Gismar, Ph.D. mendapatkan gelar Doktorandus di bidang psikologi dari Universitas Indonesia. Dengan Fulbright Scholarship ia melanjutkan studi di The Graduate Faculty of Political and Social Science, New School for Social Research di New York City hingga memperoleh gelar Master (MA) dan Doktor (Ph.D.). Bidang keahlian dan minat utamanya adalah psikologi sosial dan politik, khususnya terkait dengan bagaimana faktor-faktor makro kultural (seperti institusi sosial, kebijakan, imaji kultural, dan tradisi) berpengaruh terhadap perilaku individu dan, sebaliknya, bagaimana perilaku individu memelihara, memperkuat, mereproduksi, dan mengubah faktor-faktor makro kultural. Ia telah bekerja secara ekstensif sebagai peneliti, konsultan, trainer, dan dosen pada lembaga-lembaga pemerintah, badan-badan internasional, dan lembaga swasta di Indonesia dan luar negeri. Dengan Oslo Governance Center Malik pernah memberikan training di Mesir dan Senegal. Pernah mengajar di Berkeley College, New York City dan bekerja sebaga Insitutional Research Manager di The Graduate Faculty of Political and Social Science, New York. Pernah pula menjadi konsultan di Bank Dunia dan Senior Consultant di United Nation Development Program di Jakarta, selain juga menjadi Chief of Governance Cluster di Partnership Governance Reform. Saat ini selain mengajar di Universitas Paramadina, Universitas Airlangga, Universitas Tarumanegara, dan Universitas Negeri Jakarta. Ia juga menjadi anggota Dewan Ahli Indeks Demokrasi Indonesia; Tim Leader Konsultan Asesmen Risiko Terorisme, BNPT; anggota panel ahli Laboratorium Sosial – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Text and image block

Najeela Shihab, M.A

najelaa.shihab@gmail.com

Najeela Shihab, putri dari Quraish Shihab ini adalah pemerhati, penggagas dan pejuang di bidang pendidikan anak-anak. Ia merupakan pendiri Sekolah Cikal yang saat ini sudah memiliki 9 lokasi di beberapa kota di Indonesia. Ia merupakan lulusan BA dan MA dari bidang psikologi di Universitas Indonesia. Semangat dan kepeduliannya pada pembenahan pendidikan nampak dalam keyakinannya bahwa pendidikan harus dilakukan dengan terpadu, dengan sumber daya yang memadai dan mudah diakses. Untuk itu, ia mendirikan pula suatu situs yang bernama inibudi.org dimana masyarakat dapat membuat dan membagikan materi digital berupa video belajar berkualitas untuk mempercepat peningkatan mutu dan akses pendidikan di Indonesia. Selain itu, ia pun mendirikan organisasi Keluarga Kita yang juga memfokuskan pada penyebarluasan informasi dan pengetahuan tentang pengasuhan di seluruh penjuru nusantara.

Text and image block